Ya Allah Biha, Ya Allah Bihusnil Khatimah

Lantunana do’a dan bermunajat kepada Allah untuk akhir yang baik. Syair Ya Allah Biha Ya Allah Bihusnil Khatimah, sebuah do’a munajat yang dirangkum oleh kekasih Allah. Dan merupakan Do’a para Wali Allah dengan pengharapan agar kelak ketika malaikat mencabut nyawanya, merupakan penutupan hidup yang khatimah.

Berikut admin lampirkan teks arab & artinya dari Qasidah Ya Allah Biha Ya Allah Biha yang di lantunkan Habib Bidin & Az Zahir, Semoga bermanfaat.

Lantunan Do’a Ya Allah Biha Ya Allah Bihusnil Khatimah, Lirik & Terjemahan Lengkap

Lirik & Terjemahan Ya Allah Biha Ya Allah Bihusnil Khatimah
Lirik & Terjemahan Ya Allah Biha Ya Allah Bihusnil Khatimah

يَاالله بِهَا يَاالله بِهَا – يَاالله بِحُسْنِ الْخاتِمَةْ

Wahai Allah, dengan mereka (Ahlul Bait), wahai Allah dengan mereka,
wahai Allah, berilah akhir yang baik (Husnul Khothimah)

لِي عَشْرَةٌ اُطْفِي بِهِمْ – نَارَالْجَحِيْمِ الْحَاطِمَةْ
اَلْمُصْطَفٰى وَالْمُرْتَضَى – وَابْنَاهُمَا وَ فَاطِمَةْ

Bagiku ada sepuluh orang yang mana dengan keberkahan mereka – maka padamlah kobaran api neraka yang panasnya sangat amat dashyat
Mereka itu adalah Rasulullah S.A.W dan Sayyidina Ali bin Abi Thalib dan kedua putranya (Hasan dan Husein) dan Sayyidina Fatimah Az-Zahra

وَخَدِيْجَةُالْكُبْرَى الَّتِي – هِيَ لِلْمَعَالِى عَالِمَةْ
وَبِعَائِشَةَ ذَاتِ الْجَمَالْ – اُمُ الْكَمَالِ الْعَالِمَةْ

Dan Sayyidatina Khadijah Al-Kubra -yang mana – Beliau memiliki kedudukan yang teramat tinggi dan beliau adalah wanita yang alim
Dan juga Sayyidatina Aisyah yang memiliki keindahan – yang merupakan wanita yang memiliki kesempurnaan ilmu

وَبِنْتُ عَمْرَانْ اُمِّ عِيْسٰى – لَمْ تَزَلْ لِي رَاحِمَةْ
وَبِاءۤسِيَةْ مَنْ اَصْبَحَتْ – مِنْ كُلِّ هَوْلٍ سَالِمَةْ

Begitu juga Sayyidatina Maryam yang merupakan putri dari Sayyidina Imran dan beliau adalah ibu dari Nabi Isa – Selamanya beliau tidak pernah hilang rasa kasih sayangnya
Begitu pula Sayyidatina Asiyah (istri Fir’aun) yang memiliki paras wajah yang selalu memancarkan cahaya – yang telah diselamatkan dari sebuah peristiwa buruk

وَبِحَقِّ جِبْرِيْلِ الْاَمِيْنْ – عَلَى الصَّحَائِفِ تَامَّةْ
هُمْ خِيْرَتِي وَذَخِيْرَتِي – فِى الْحَشْرِ يَوْمِ الطَّامَّةْ

Dan dengan kebenaran malaikan Jibril yang terpercaya – Untuk menyampaikan wahyu Allah yang Maha Sempurna
Mereka bekalku, simpananku – Waktu di Mahsyar yaitu hari kiamat

وَكَذَاكَ فِي الدُّنْيَا اِذَا – دَهَتِ الْخُطُوْبُ الْقَاسِمَةْ
وَبِحَقِّهِمْ يٰاذَاالْجَلاَ لْ – وَبِالصَّلاَةِالدَّائِمَةْ

Begitu juga didunia bila – tertimpa bahaya yang hebat
Dan dengan hak mereka, Wahai Tuhan yang punya keagungan – dan dengan sholat yang dilakukan

اُلْطُفْ بِنَاوَالْمُسْلِمِيْنَ – مِنْ كُلِّ عَيْنِ لاَمَّةْ
وَمِنَ الْعِدَى وَمِنَ الرَّدَ ى – وَمِنَ الْمَصَائِبِ عَامَّةْ

Belas kasihanilah kami dan kaum muslimin – dari segala penyakit yang disebabkan mata memandang
Dan dari permusuhan, kehinaan – dan seluruh musibah

وَعَلَيْهِمُوا يَارَبَّنَا – مِنْكَ السَّلاَمُ الذَّائِمَةْ
ثُمَّ صَلاَّةُ عَلَى الَّذى – خَصَّصْتَهُ بِمُكَالَمَةْ

Dan atas mereka semua wahai tuhan kami, Engkaulah yang memberikan keselamatan dan kedamaian
Kemudian sholawat dan salam tercurah kepada Nabi, yang telah ku ucapkan dengan kalimat yang khusus

Anjuran Berdo’a Memohon Kepada Allah Ta’ala Untuk Selalu Meminta Kematian Husnul Khatimah

Kematian adalah kejadian yang pasti mendatangi setiap makhluk hidup dan tak ada satupun seorang manusia yang mengetahui kapan akan menimpanya. Allah Ta’ala telah mengabarkan di dalam Al-Qur’an : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan“. (Surah Al-Anbiya ayat 35).

Setiap insan tentu menginginkan wafat dalam keadaan husnul khatimah (penutup yang baik). Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa memohon husnul khatimah yang diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani. Berikut doa yang diajarkan Rasulullah SAW:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِيمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ فِيهِ

ALLOHUMMAJ’AL KHOIRO ‘UMRII AAKHIROHU, WA KHOIRO ‘AMALII KHOWAATIMAHU, WA KHOIRO AYYAAMII YAUMA ALQOO-KA FIIH

Artinya:
Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku adalah umur yang terakhirnya, sebaik-baik amalku adalah amal-amal penutupannya dan sebaik-baik hariku adalah hari saat aku menghadap-Mu.

Selain doa yang di ajarkan Rosululloh di atas, Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad (rahimahullah) berkata dalam Kitab An-Nashaih Ad-Diniyyah. “Setiap muslim harus senantiasa memohon agar Allah Ta’ala berkenan mewafatkannya dalam husnul khotimah, karena setan yang terkutuk akan berkata: “Aduhai! Orang yang memohon husnul khotimah itu telah mematahkan tulang belakangku, celaka, kapan ia mau membangga-banggakan amalannya, aku khawatir, ia telah mengetahui tipu dayaku.”

Berikut doa yang diajarkan Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad :

اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِالْخَيْرِ وَاخْتِمْ لَنَا بِالسَّعَادَةِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ

ALLAHUMMAKHTIM LANAA BIL ISLAAMI, WAKHTIM LANAA BIL IIMAANI, WAKHTIM LANAA BIL KHOIRI, WAKHTIM LANAA BIS SA’AADAH, WAKHTIM LANAA BIHUSNIL KHOOTIMAH.

Artinya:
Ya Allah akhirilah hidup kami dengan Islam, dengan membawa iman, dengan kebaikan, dengan kebahagiaan dan dengan husnul khotimah.

Adapun doa tersebut dianjurkan dibaca setiap selesai salat fardhu lima waktu atau saat qiyamullail. Semoga Allah memberi kita taufik agar bisa mengamalkannya.

Habib Umar bin Hafidz bercerita:
Dahulu di Mesir ada seorang yang saleh dan tekun beribadah, namun ia tidak pernah membaca doa ini karena merasa amalnya sudah banyak.

Namun apa yang terjadi? Diakhir usianya, ia murtad dan akhirnya wafat dalam keadaan suul khatimah. Naudzubillahi min dzalik.

Para wali-wali Allah di Tarem Hadramaut yang mengetahui kisah ini, termasuk Shahibul-Ratib al-Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad sangat sedih mendengar kisah ini, sehingga beliau mengamalkan doa ini dengam istikamah, sebagai wirid harian pada Ratibul-Haddad.

Perbanyaklah membaca doa ini, semoga Allah SWT. memudahkan kita saat naza’ (ajal menjemput) dan mematikan kita semua dalam keadaan khusnul khatimah.

يَا اللهُ بِهَا يَا اللهُ بِهَا يَا اللهُ بِحُسْن الخَاتِمَةِ

Alangkah baiknya jika doa tersebut dibaca 3 kali setelah shalat 5 waktu, sebagaimana anjuran dari para ulama, dan dari Shahibul-Ratib al-Haddad.

Add a Comment

© Copyright 2021, Bhibin.com